Perkembangan Teknologi dari Masa ke Masa

Standard

Tidak bisa dipungkiri bahwa teknlogi telah berkembang sedemikian cepatnya hingga saat ini di setiap pelosok dunia. Dan teknologi juga telah menjadi bagian dari kehidupan umat manusia. Namun, terdapat beberapa permasalahan disini, apakah sebenarnya teknolgi itu netral secara cultural ? Ternyata ada dua anggapan untuk menjawab pertanyaan tersebut, yaitu bisa ya dan bisa juga tidak. Teknologi bisa dikatakan netral dalam setiap kebudayaan apabila kita melihatnya dari segi konstruksi dasar mesinnya dan bagaimana prinsip kerja dari mesin itu sendiri. Teknologi bisa dikatakan tidak netral secara cultural apabila kita melihatnya dari segi aktivitas yang dilakukan manusia di sekitar mesin dan telah menjadi bagian dari kehidupan manusia itu sendiri, seperti penggunaan praktisnya, peranannya sebagai simbol suatu status tertentu, pasokan bahan bakarnya dan suku cadang dari mesin itu, dan kemampuan dari si pemilik mesin untuk merawat mesinnya. Jadi, mereka tidak memisahkan teknologi dari kehidupan mereka, sehingga dikatakan tidak netral. Sebagai contohnya ialah penggunaan snowmobile di beberapa negara. Mereka menggunakan teknologi snowmobile itu untuk kepentingan yang berbeda-beda dan telah menjadi bagian dari kegiatan dalam kehidupan mereka sehari-hari.  Dalam prakeknya, teknologi juga mempunyai perbedaan yang cukup mencolok di setiap negara. Kembali lagi, hal itu juga masih dipengaruhi oleh kebudayaan setempat. Tapi pengetahuan dasar dari teknologi tersebut bisa diterapkan secara luas dan tidak bergantung pada kebudayaan setempat. Dan apabila kita melihat bahwa teknologi itu memiliki teknis, etika, dan unsur organisasi, maka kita akan mendapatkan pandangan yang lebih jelas tentang konsep teknologi-praktek. Sebenarnya beberapa aspek yang baru saja disebutkan itu juga merupakan aspek dari budaya masyarakat. Jadi, pada intinya aspek budaya selalu mempengaruhi praktek dari teknologi itu sendiri.

Selama periode perkembangan dari teknologi, berbagai jenis mesin mulai bermunculan. Dan inilah yang sering disebut sebagai kemajuan teknologi oleh banyak orang.  Sebagai contoh, kemajuan teknologi pertanian di Inggris bertambah maju sekitar tahun 1945 karena ada penemuan teknologi baru seperti pupuk dan pestisida kimia, mekanisme yang intensif dan juga membuat keturunan padi baru.  Sebelumnya mereka hanya memanfaatkan pupuk kotoran hewan dan sistem pengairan yang baik. Selain itu perkembangan teknologi juga nampak pada mesin uap (1712) yang berkembang menjadi turnbin raksasa. Hal yang terpenting dari perkembangan teknologi ini adalah adanya pengorganisasian kerja yang baik dari pabrik-pabrik penghasil dan pengguna teknologi itu. Jadi, kemajuan teknologi itu tidak hanya dipengaruhi oleh alat-alat dan teknis dari masyarakatnya saja, tapi juga bagaimana mengatur semua aspek yang membantu dalam pengembangan teknologi itu sendiri.

Teknologi itu sendiri juga dibagi menjadi halfway technology dan real high technology. Halfway technology ialah teknologi yang manfaatnya tidak dirasakan secara sepenuhnya, melainkan hanya setengahnya saja. Jadi, pada jenis ini masyarakatnya belum mengerti betul akan manfaat dari teknologi itu. Sehingga harus ada perhatian dan penelitian lebih lanjut agar teknologi yang dihasilkan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya. Sebagai contoh pada industri air di Britain. Sebelum air tersebut menjadi limbah, air tersebut masih bisa dimanfaatkan lagi apabila pipa jaringannya dirawat dengan baik. Tapi ternyata para ilmuwan disana malah membiarkannya dan mencari alternatif baru lagi untuk mencari daerah penyerapan air yang baru dan membangun terowongan air beserta bendungan yang lebih besar. Sedangkan real high technology ialah teknologi yang kegunaanya benar-benar bisa dirasakan juga dimengerti sepenuhnya dan tidak hanya setengah-setengah saja. Di sini teknologi telah benar-benar efektif , dimana telah ada perhatian yang lebih dan  pemeliharaan terhadap teknologi tersebut.

Semakin banyaknya teknologi yang berkembang saat ini, kita harus bisa lebih selektif dalam memilihnya agar tidak mendapat dampak negatif dari teknologi itu. Misalnya saja dalam teknologi senjata nuklir yang telah berkembang di dunia saat ini. Apabila tenaga nuklir itu digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan peperangan atau menghancurkan lawannya, maka dampak buruknya akan sangat besar. Akan banyak manusia yang kehilangan nyawanya akibat penggunaan nuklir tersebut. Selain itu, dampak negatif yang benar-benar terasa saat ini ialah semakin meningkatnya polusi, baik itu dari kendaraan, rokok, ataupun asap-asap pabrik. Polusi tersebut bisa mengakibatkan berbagai penyakit tumbuh di dalam badan kita. Dan parahnya lagi, polusi tersebut juga bisa menyebabkan kanker dan TBC pada manusia. Ditambah lagi adanya masalah kemiskinan yang meraja lela. Hal ini akan memperburuk keadaan.

Oleh karena itu, perlu adanya pencegahan agar kita tidak terkena dampak negatif tersebut. Antara lain perlu adanya kesadaran dari masing-masing pihak untuk menggunakan teknologi secara selektif.  Ditambah lagi harus ada juga kepedulian dari pemerintah terhadap teknologi yang sedang berkembang di negaranya. Kemudian, rumah sakit-rumah sakit yang ada juga harus turut serta melakukan pencegahan penyakit akibat dampak negatif dari teknologi itu, misalnya dengan memberikan penyuluhan, ikut memberikan obat-obatan dan nutrisi bagi masyarakat miskin, dan lain-lain. Jadi, diperlukan adanya perhatian dan kerjasama antara pihak profesional dengan masyarakat yang tidak mengerti apa-apa tentang teknologi agar dampak buruk dari teknologi bisa ditekan dan kita akan lebih banyak merasakan dampak positifnya.

Source: Pacey, Arnold. (2000). The Culture of Technology. Cambridge, MA: The MIT Press

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s